Steven Gerrard, Manchester City, dan Misi Quadruple Liverpool

Ulasan  
Pelatih Aston Villa Steven Gerrard saat berseragam Liverpool. Ilustrasi. (EPA)
Pelatih Aston Villa Steven Gerrard saat berseragam Liverpool. Ilustrasi. (EPA)

Steven Gerrard berpeluang menambah catatan bersejarah apiknya untuk Liverpool. Kali ini bukan sebagai pemain. Namun, sebagai pelatih. Itu dapat tercapai bila ia bisa membawa Aston Villa mengalahkan Manchester City pada Ahad (22/5/2022) malam WIB.

Gerrard diketahui menghabiskan hampir seluruh kariernya sebagai pemain di Anfield. Pria kelahiran Liverpool ini sudah berseragam The Reds sejak usia 9 tahun ketika bergabung ke akademi junior.

Gerrard menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Liverpool pada 5 November 1997 dan membuat debut untuk Liverpool pada tahun 1998.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Ia kemudian mendapat tempat permanen di tim utama pada tahun 2000, menggantikan Sami Hyypiä sebagai kapten tim pada tahun 2003.

Prestasinya bagi klub meliputi dua Piala FA, tiga Piala Liga, dua Community Shields, satu Liga Champions, satu Piala UEFA, dan dua Piala Super.

Gerrard digadang-gadang sebagai "salah satu gelandang Inggris terbesar dalam sejarah, seorang pemimpin sejati, dan seorang pelari tak kenal lelah dengan visi yang luar biasa".

Ia dikenal memiliki tembakan jarak jauh yang luar biasa. Dari 710 penampilan bersama Liverpool di seluruh kompetisi, sudah 185 gol dicetaknya.

Gerrard sejauh ini bahkan tercatat sebagai satu-satunya pemain sepak bola yang pernah mencetak gol di Final Piala FA, Final Piala Liga, Final Piala UEFA, dan Final Liga Champions.

Pada pertengahan musim 2014-2015 Gerrad memutuskan untuk pindah dari Liverpool di akhir musim dan bermain untuk LA Galaxy.

Pada 2017–2018 ia sempat melatih Liverpool U18 and U19 sebelum sukses membawa Rangers memenangkan gelar liga Scottish Premiership pertama sejak 10 tahun pada musim 2020-2021.

Hebatnya, tim yang diasuhnya tidak pernah kalah sekalipun dalam satu musim tersebut.

Sukses itu lah yang membuatnya dikontrak tiga setengah tahun oleh Aston Villa pada 11 November 2021. Gerrard datang menggantikan Dean Smith dan meraih kemenangan 2-0 dalam laga perdana melawan Brighton & Hove Albion di Liga Primer.

Kini, sekitar enam bulan setelah menangani The Claret, Gerrard bakal menutup musim ini dengan menghadapi Man City.

Melawan Manchester City

Laga Aston Villa vs Manchester City setidaknya punya dua wacana menarik bagi Steven Gerrard. Yang pertama adalah peluang membalas kekalahan mereka di pertemuan pertama musim ini. The Villan sempat kalah dengan skor tips 2-1 pada Desember lalu.

Yang kedua adalah demi Liverpool. Sebagai pemain yang sangat erat dengan The Reds, bahkan berstatus legenda, sulit ditampik rasanya, ia masih memiliki keterikatan emosional.

Apalagi mengetahui betapa besar artinya bagi Liverpool bila ia memenangkan laga besok. Bila City kalah atau imbang, dan di saat bersamaan Liverpool menang melawan Wolves, maka skuad Jurgen Klopp dipastikan bakal jadi juara Liga Inggris musim ini.

Kendati demikian Gerrard mencoba diplomatis menepikan anggapan bakal memainkan laga besok malam demi Liverpool. Hal itu diindikasinya dalam jumpa pers jelang pertandingan, Jumat (20/5/2022).

"Kami akan sekuat tenaga bermain untuk menyulitkan mereka (Manchester City) dan akan melawan habis-habisan," kata Gerrard. "Kami akan memberikan perlawanan terbaik dan membuat suporter kami bangga di pertandingan terakhir musim ini."

Aston Villa saat ini menempati peringkat 14 klasemen sementara Liga Inggris dengan poin 45 dari 37 pertandingan. Mereka memastikan sudah aman dari zona degradasi.

Klasemen sementara Liga Inggris 2021/2022. Per hari Jumat, 20 Mei 2022.
Klasemen sementara Liga Inggris 2021/2022. Per hari Jumat, 20 Mei 2022.

Peluang Liverpool raih quadruple

Liverpool masih menghidupkan peluang mencatatkan momen bersejarah untuk meraih empat gelar dalam satu musim alias quadruple. Sudah mengantongi dua gelar, Carabao Cup dan Piala FA, The Reds punya dua gelar lagi yang dalam bidikan yakni trofi Liga Inggris dan Liga Champions.

Penentuan gelar Liga Inggris baru bisa dipastikan pada Ahad (22/5/2022) WIB. Skuad Jurgen Klopp saat ini di peringkat kedua klasemen dan berjarak satu poin saja dengan Manchester City.

Baca: Klasemen Liga Inggris: Liverpool Pepet Manchester City, Beda Satu Poin Saja

Dengan satu laga tersisa, kedua tim wajib menang. Kendati bicara peluang, City masih terdepan. Liverpool, meski menang di pertandingan terakhir, masih tergantung pada hasil Man City vs Aston Villa.

Bila sukses mengalahkan The Clarets, skuad Pep Guardiola dipastikan juara dengan poin 93. Namun, bila sebaliknya kalah atau minimal seri, The Reds juaranya dengan poin 92.

Baca: Manchester City bisa gagal juara, Ini Skenarionya

Yang menarik, bila juara musim ini, Liverpool tercatat bakal meraih tiga gelar alias treble pertama sejak sebelas tahun terakhir. Mereka pernah menorehkan itu ketika memborong trofi FA Cup, Piala Liga, dan Liga Europa pada musim 2000/2001.

Ini juga bakal menjadi treble ketiga Liverpool. Treble pertama diraih pada musim 1983/1984 ketika menjuarai Premier League, Piala Liga, dan Piala Europa (sekarang bernama Liga Champions) .

Daftar Gelar Doubles dan Trebles Liverpool

Doubles (dua gelar dalam satu musim)
• League and FA Cup (1): 1985–86
• League and League Cup (2): 1981–82, 1982–83
• League and European Cup (1): 1976–77
• League and UEFA Cup (2): 1972–73, 1975–76
• League Cup and European Cup (1): 1980–81
• FA Cup and League Cup (1): 2021–22

Trebles (tiga gelar dalam satu musim)
• League, League Cup and European Cup (1): 1983–84
• FA Cup, League Cup and UEFA Cup (1): 2000–01

Tidak hanya treble, bila juara musim ini, Liverpool pun membuka peluang quadruple. Belum ada klub Inggris yang mencapai prestasi ini sepanjang sejarah.

Di Eropa, setidaknya baru enam klub yang mampu menorehkan empat gelar dalam satu musim. Salah satunya Real Madrid, klub spanyol yang bakal melawan Liverpool di final Liga Champions pada 29 Mei mendatang.

Daftar Klub Eropa Peraih Quadruple:

Celtic (1966/1967)
• Piala Champions
• Liga Skotlandia
• Piala Skotlandia
• Piala Liga Skotlandia

Bayern Munchen (2012/2013)
• DFL Supercup
• Bundesliga
• DFB Pokal
• Liga Champions

Barcelona (2015/2016):
• Piala Super Spanyol
• Piala Dunia Antarklub
• La Liga
• Copa del Rey

Real Madrid (2016/2017):
• Piala Super Spanyol
• Piala Dunia Antarklub
• La Liga
• Liga Champions

Paris Saint-Germain (2014/2015, 2015/2016, 2017/2018)

• Trophee des Champions
• Ligue 1
• Coupe de France
• Coupe de la Ligue

Real Madrid (2017/2018)
• Piala Super Spanyol
• Piala Super Eropa
• Piala Dunia Antarklub
• Liga Champions

Bayern Munchen (2019/2020)
• Bundesliga
• DFB Pokal
• Champions League
• Piala Dunia Antarklub

Sumber: BBC Sport, Sky Sports, Goal, Republika, Bola.com, Wikipedia

Baca juga:

- Manchester City Lebarkan Peluang Liverpool Raih Quadruple

- Klopp Yakin Gerrard Tanggapi Serius Laga Manchester City Vs Aston Villa

- Manchester City, Pep Guardiola, dan Kutukan Yaya Toure

- Ini Jadwal Final Liga Champions 2021/2022: Liverpool Vs Real Madrid

- Liverpool Vs Real Madrid di Final, Klopp: Kayaknya Takdir

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Mantan bek kanan di liga kampus. Masih belajar jadi versi terbaik.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image